Panduan Bersepeda:

10 Kekonyolan Waktu Ber-MTB

20040618-p10707 10 Kekonyolan Waktu Ber-MTBAda 10 kejadian yang paling tidak anda inginkan kalau mengendarai sepeda MTB, yaitu

10. Anda mengendarai sepeda anda, tetapi lupa mengkencangkan quick release pada roda depan ketika anda memasangnya

9. Anda lupa menaikkan standard sepeda

8. Setelah bersepeda beberapa waktu anda merasa pengendalian sepeda anda tidak sebagaimana mestinya, terasa goyang, dan goyah ketika berbelok.

7. Setelah bersepeda beberapa kilometer, anda lupa mengenakan perangkat keamanan diri anda

6. Tiba-tiba anda sadar kalau banyak petir disekitar anda atau ada banjir karena udara yang jelek

5. Anda berpikiran kalau ketemu anjing, menyangka kalau anjing itu sejinak di rumah anda

4. Tiba-tiba anda terlempar dari sepeda, tetapi kaki anda masih melekat pada pedal

3. Ketika menjumpai medan down-hill yang pertama, tiba-tiba rem anda tak berfungsi

2. Tiba-tiba anda terlempar ke depan melewat handlebar, tanpa sebab yang jelas

1. Anda mengakhiri perjalanan setelah 10 km melewati single track yang paling asyik pernah anda alami

0. Kaki anda tersangkut di rantai, yang berakibat perlukaan dan menabrak sesuatu

(Ref. : webmountainbike.com) (GSI)

September 1, 2008 | oleh Wien | Comments (5) Tags: , , ,
Uncategorized:

Fasilitas Jalan yang Diharapkan Pesepeda

Bagaimana idealnya situasi jalan raya yang diharapkan oleh pesepeda? Melakukan B2W dengan kesadaran butuh sarana pendukung yang ideal, khususnya tentang situasi jalanan. Sudah dibuktikan di banyak negara, bahwa perbaikan fasilitas akan meningkatkan penggunaan sepeda sebagai alat transportasi yang aman, hemat bahan bakar dan jelas bersih lingkungan.

1. Pengetatan batas kecepatan kendaraan di jalan (sampai 40 km/jam), akan meningkatkan keselamatan bagi pedestrian.

2. Pembuatan jalur sepeda (bike lane) untuk memisahkan lintasan kendaraan bermotor dan sepeda, atau untuk memberikan hak lebih bagi pesepeda, yang dilengkapi dengan marka dan tanda lalu lintas yang jelas.

3. Memberikan jalur pada tiap perempatan bagi pesepeda untuk melintas, dengan memberikan prioritas pada pesepeda.

4. Ketersediaan fasilitas yang memungkinkan koneksi antara bersepeda dengan penggunaan fasilitas angkutan umum.

5. Fasilitas terminal bagi pesepeda, seperti tempat parkir yang aman, fasilitas mandi, dan ganti baju.

6. Mendidik pengendara kendaraan bermotor agar lebih waspada dan berhati-hati dengan pesepeda, serta lebih mematuhi aturan lalu lintas.

7. Meningkatkan pengetahuan tentang sepeda, cara berkendara, dan hal yang menyangkut keamanan bersepeda kepada pemakainya.

8. Adanya peraturan lalu lintas dan sangsi yang lebih banyak berpihak kepada pengguna sepeda dan pedestrian lainnya.

9. Pembatasan penggunaan kendaraan bermotor, termasuk pembatasan tempat parkir.

(GSI)

August 11, 2008 | oleh Wien | Comments (5) Tags: , , ,