<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Bike to work jogja</title>
	<atom:link href="http://b2w-jogja.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://b2w-jogja.web.id</link>
	<description></description>
	<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 05:49:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Jakarta Perlu Kurangi Kemacetan dengan Sepeda</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2009/11/11/jakarta-perlu-kurangi-kemacetan-dengan-sepeda.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2009/11/11/jakarta-perlu-kurangi-kemacetan-dengan-sepeda.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 04:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vazrider</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA News) - Mantan Walikota Bogota, Columbia Enrique Penalosa memberikan saran bagi Jakarta untuk mengurangi kemacetan dengan memperbanyak sepeda.
&#8220;Jaringan jalan tak perlu ditambah. Tetapi memberikan ruang yang sangat besar bagi pejalan kaki dan jalur khusus sepeda,&#8221; kata Enrique ketika menjadi pembicara dalam seminar Sustainable Jakarta Convention 2009 di Hotel Four Season Jakarta, Selasa.
Penambahan jalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Jakarta (ANTARA News)</em> - Mantan Walikota Bogota, Columbia Enrique Penalosa memberikan saran bagi Jakarta untuk mengurangi kemacetan dengan memperbanyak sepeda.</p>
<p>&#8220;Jaringan jalan tak perlu ditambah. Tetapi memberikan ruang yang sangat besar bagi pejalan kaki dan jalur khusus sepeda,&#8221; kata Enrique ketika menjadi pembicara dalam seminar Sustainable Jakarta Convention 2009 di Hotel Four Season Jakarta, Selasa.</p>
<p><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/sepedakampus-300709.jpg" alt="sepedakampus-300709 Jakarta Perlu Kurangi Kemacetan dengan Sepeda" width="250" height="167" title="Jakarta Perlu Kurangi Kemacetan dengan Sepeda" />Penambahan jalan disebut Enrique tidak akan membantu memecahkan masalah kemacetan, karena yang dibutuhkan adalah rekayasa sosial, untuk memindahkan pengguna mobil pribadi ke angkutan umum dan pejalan kaki.</p>
<p>&#8220;Persempit ruang bagi kendaraan pribadi, beri ruang yang luas untuk angkutan masal dan pejalan kaki,&#8221; katanya.<br />
Enrique menyadari bahwa hal tersebut tidak gampang dan membutuhkan upaya keras untuk mengubah perilaku masyarakat dan membutuhkan `political will` dari pemerintah.</p>
<p>Namun ia menyebut bahwa cara tersebut telah sukses dilakukan di kotanya, Bogota yang diperkirakan mirip karakteristiknya dengan Jakarta.</p>
<p>Di Bogota, masyarakat berhasil meninggalkan kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan bus rapid transit (BRT) Transmillenio, yang sedang dikembangkan Pemprov DKI di Jakarta lewat Transjakarta.</p>
<p>Trik lain untuk memancing masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi disebut Enrique adalah dengan membangun pedestrian atau tempat pejalan kaki yang luas dan nyaman.</p>
<p>Cara itu telah diterapkan di negara-negara maju seperti di Paris, London maupun Bogota dimana pedestrian juga kemudian digunakan sebagai ruang publik untuk berinteraksi.</p>
<p>Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengakui cukup sulit melakukan perubahan perilaku berkendara masyarakat dalam waktu singkat.</p>
<p>&#8220;Saya kira mengubah perilaku masyarakat tidak bisa secara drastis,tapi kita bisa melakukannya secara bertahap, apa lagi sistem pemerintahan kita berbeda yang berlaku di Colombia,&#8221; katanya.</p>
<p>Pemprov DKI disebut Fauzi telah mulai mengubah kebiasaan masyarakat dengan mengoperasikan `busway` Transjakarta sejak 2004.</p>
<p>&#8220;Saya kira mengubah perilaku melalui `busway` merupakan suatu upaya yang signifikan serta sudah kita kerjakan dan akan diteruskan dan lihat saja, dulu Jakarta tidak ada tradisi antri tetapi setelah ada busway budaya antri telah terbentuk sampai sekarang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara untuk membenahi transportasi kota Jakarta, Pemprov juga akan mengandalkan Mass Rapit Transit (MRT) yang direncanakan beroperasi pada 2016.</p>
<p>Saat ini, pembangunan MRT tahap pertama dari Lebak Bulus- Dukuh Atas telah memasuki tahap pembuatan desain dasar.</p>
<p>&#8220;Koordinasinya masih dengan departemen perhubungan, setelah itu ada koordinasi dengan Pemprov yang di detail ijinnya akan di tinjau,&#8221; jelasnya</p>
<p>Gubernur berharap pembuatan desain dasar itu akan selesai sesuai target ditahun 2010.</p>
<p>&#8220;Mestinya selesai dalam 14 bulan, tapi kita minta konsultan menyelesaikannya lebih cepat, kemudian pada awal atau akhir tahun depan bisa melakukan tender untuk konstruksinya,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Fauzi juga berharap dengan adanya MRT ini perilaku masyarakat akan bertambah baik lagi dari budaya antri yang terbentuk dari busway.</p>
<p>&#8220;Jika Bus way bisa membentuk budaya antri saya juga berharap dengan adanya MRT masyarakat bisa membudayakan tepat waktu,&#8221; katanya.(*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2009/11/11/jakarta-perlu-kurangi-kemacetan-dengan-sepeda.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sudah Benarkah Arah Pengadaan Jalur Sepeda di Kota Yogyakarta ?</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2009/09/12/sudah-benarkah-arah-pengadaan-jalur-sepeda-di-kota-yogyakarta.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2009/09/12/sudah-benarkah-arah-pengadaan-jalur-sepeda-di-kota-yogyakarta.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 16:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wien</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<category><![CDATA[bike lane]]></category>

		<category><![CDATA[jalur sepeda]]></category>

		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[ Pemerintah Kota Yogyakarta telah mewujudkan dukungannya buat pesepeda dengan membuat “jalur sepeda” dan jalan alternatif pesepeda. Sebuah lompatan kebijakan yang cukup mengundang semua pihak untuk memanfaatkannya semaksimal mungkin, agar langkah kebijakan tidak mubazir begitu saja. Pertanyaannya sekarang, adakah apakah realisasi yang dijalankan sudah pada trek yang benar ataukah cenderung setengah-setengah saja?
Sudah sekitar setengah tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img262.imageshack.us/img262/6365/bikelanesignjpg.jpg" alt="Jalur Sepeda" hspace="8px" width="125 px" align="left" title="Sudah Benarkah Arah Pengadaan Jalur Sepeda di Kota Yogyakarta ?" /> Pemerintah Kota Yogyakarta telah mewujudkan dukungannya buat pesepeda dengan membuat “jalur sepeda” dan jalan alternatif pesepeda. Sebuah lompatan kebijakan yang cukup mengundang semua pihak untuk memanfaatkannya semaksimal mungkin, agar langkah kebijakan tidak mubazir begitu saja. Pertanyaannya sekarang, adakah apakah realisasi yang dijalankan sudah pada trek yang benar ataukah cenderung setengah-setengah saja?</p>
<p>Sudah sekitar setengah tahun fasilitas itu ada, tetapi belum tampak lonjakan yang berarti pesepeda yang memanfaatkan jalur tersebut. Beda dengan di Australia dan Inggris, yang dalam setahun pengguna sepeda bisa meningkat empat kali lipat setelah ada jalur sepeda. Kalau begitu dimana salahnya ataukah ada sesuatu yang salah pada perencanaan jalur sepeda tersebut?</p>
<p>Di Yogyakarta, sama sekali tidak ada <strong><em>jalur eksklusif</em></strong> buat pengendara sepeda, yang sudah ada adalah <strong><em>jalur bersama</em></strong>, artinya bagian jalan tersebut juga digunakan buat pengguna jalan yang lain. Lebih malang lagi, ternyata bagian jalur tersebut juga digunakan untuk parkir kendaraan, sehingga jalur sama sekali tertutup. Praktis pengendara sepeda juga tidak bisa memanfaatkan jalur sepeda yang ada, dan harus meliuk masuk jalur sebelah kanannya, yang artinya mengandung risiko yang lebih tinggi. Memang di banyak negara tidak semua jalur sepeda adalah eksklusif buat sepeda saja, tetapi juga ada jalur bersama yang bedanya disana tetap menjanjikan keamanan dengan tidak membolehkan kendaraan parkir di jalur tersebut.</p>
<p>Faktor keamanan memang hal yang paling penting. Bila adanya jalur sepeda tersebut lebih banyak memberikan nilai keamanan yang lebih baik bagi pengguna sepeda, tentu pemakai kendaraan sepeda bagi aktivitas sehari-hari akan meningkat lebih drastis, seperti yang dibuktikan di Australia dan Inggris. Jangan lupa ada factor lain yang berperanan, yaitu faktor gebrakan dari suatu program. Di luar negeri, di beberapa ruas jalan tertentu dan justru di jalan vital dan pusat bisnis dibuat jalur yang eksklusif, sehingga sepeda bisa memintas dengan sangat aman. Jalur eksklusif selain memang lebih aman, juga menjanjikan semacam gebrakan yang jelas di mata masyarakat tentang kehadiran jalur sepeda.  Mari kita bandingkan dua kota bertetangga, yaitu Kutoarjo dan Purworejo. Di Kutoarjo sangat jauh lebih banyak pengendara sepeda melintas, berkat adanya jalur eksklusif yang melintas di jalan utama kota tersebut, dan hal ini sangat berbeda dengan Purworejo yang sepi dari sepeda.</p>
<p>Tidak semua jalan harus ada jalur sepedanya, dan tidak semua jalan penting harus ada jalur eksklusif sepeda. Untuk Yogyakarta, cukup jalur “H” saja diberikan jalur eksklusif yang tidak bisa digunakan bagi pengguna kendaraan lain selain sepeda. Dengan adanya jalur eksklusif di jalur “H” akan lebih memberikan gebrakan akan keseriusan program penyediaan jalur sepeda oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Sedangkan di jalur bersama, harus juga bebas dari “obstacle” dengan pelarangan atau penyediaan jalur khusus juga buat parkir kendaraan lain. Untuk itu semua jalur baik yang eksklusif dan yang bersama harus dilengkapi dengan rambu-rambu yang memadai.</p>
<p>Tanpa pemahaman akan pentingnya peningkatan nilai keamanan bagi pengendara sepeda, maka tidak bisa diharapkan pengguna sepeda di kota Yogyakarta bagi aktivitas sehari-hari akan bisa meningkat tajam dan lebih kena pada sasaran. Masih perlu suatu kajian tentang efektivitas jalur yang disediakan oleh Pemerintah saat ini. Lebih baik menyediakan jalur sepeda kilometer per kilometer secara bertahap dengan kajian dan realisasi  secara bertahap yang lebih baik, dibandingkan secara serentak tetapi semuanya adalah hasil rancangan yang setengah matang atau terburu-buru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2009/09/12/sudah-benarkah-arah-pengadaan-jalur-sepeda-di-kota-yogyakarta.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>6 Mitos (Sungguh) Keliru Mengenai Bersepeda ke Tempat Kerja</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2009/05/15/6-mitos-sungguh-keliru-mengenai-bersepeda-ke-tempat-kerja.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2009/05/15/6-mitos-sungguh-keliru-mengenai-bersepeda-ke-tempat-kerja.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 08:36:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vazrider</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Panduan Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[bike to work]]></category>

		<category><![CDATA[campaign]]></category>

		<category><![CDATA[tips bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[why b2w]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[1. Naik sepeda terlalu berbahaya
Memang terdapat resiko yang nyata dalam menggunakan sepeda sebagai transportasi.  Sering pesepeda bertabrakan atau ditabrak oleh kendaraan lain. Namun seberapa bahaya bersepeda jika dibandingkan dengan moda transportasi yang lain? Ada fakta menarik yang mungkin anda belum menyadarinya.
Sebuah biro konsultan bernama Exponent (sebelumnya dikenal dengan Failure Group) telah melakukan pengujian keamanan, resiko [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Naik sepeda terlalu berbahaya</strong></p>
<p>Memang terdapat resiko yang nyata dalam menggunakan sepeda sebagai transportasi.  Sering pesepeda bertabrakan atau ditabrak oleh kendaraan lain. Namun seberapa bahaya bersepeda jika dibandingkan dengan moda transportasi yang lain? Ada fakta menarik yang mungkin anda belum menyadarinya.</p>
<p>Sebuah biro konsultan bernama <a href="http://www.exponent.com/about/" target="_new">Exponent</a> (sebelumnya dikenal dengan Failure Group) telah melakukan pengujian keamanan, resiko kecelakaan  dan meneliti berbagai bentuk aktivitas yang kemudian mereka rangkum sebagai angka bahaya. Hasilnya, mereka menyatakan bahwa <a href="http://www.magma.ca/~ocbc/comparat.html" target="_blank">angka bahaya</a> per sejuta jam berlangsungnya aktivitas adalah 0.26 untuk kegiatan bersepeda, 0.47 untuk berkendara mobil, 1.53 untuk &#8216;hidup&#8217;  (semua penyebab kematian natural), dan 8.80 untuk bersepeda motor. Dengan kata lain, penemuan mereka menyatakan bahwa resiko yang ditanggung ketika bersepeda hanyalah separuh dari resiko mengendarai mobil, bahkan hanya seperenam saja dari resiko yang terjadi ketika kita &#8216;tetap hidup&#8217;.</p>
<p>Mungkin angka diatas hanya sekedar angka, mungkin saja keliru dalam memprediksikan resiko keselamatan seseorang. <a href="http://www.vtpi.org/puchertq.pdf" target="_new">Studi lain</a> menunjukkan bahwa tingkat kefatalan dari kecelakaan yang melibatkan pesepeda 11 kali lebih parah dari penumpang di dalam mobil tiap kilometer perjalanan. Angka untuk pejalan kaki jauh lebih besar, sekitar 36 kali dibanding berkendara mobil.</p>
<p>Yang bisa kita pelajari dari studi-studi tersebut bahwa kita bisa meminimalkan kefatalan yang mungkin terjadi. Menggunakan pelindung kepala dan tangan, menggunakan lampu sepeda di malam hari, memberi tanda visual yang jelas ketika berganti arah dan mengendarai sepeda di lajur yang sesuai (paling kiri) akan meningkatkan tingkat keamanan dalam bersepeda. Jika kita berlaku sama seperti pengguna jalan lain, yaitu mematuhi aturan lalu lintas, tingkat keamanan yang kita capai akan signifikan.</p>
<p><strong>2. Jarak tempat kerja terlalu jauh untuk ditempuh dengan bersepeda.</strong></p>
<p>Ya, jika rumah dan kantor berjarak lebih dari 20 km mungkin akan memakan waktu dan tenaga terlalu banyak. Namun banyak cara untuk mensiasatinya. Tentukan jarak terdekat yang bisa anda tempuh dengan sepeda, lalu gunakan kedaraan umum ke tempat tersebut, istilahnya <em>mix commuting</em>. Sekarang anda juga bisa menggunakan sepeda lipat yang dapat dipadu dengan moda transportasi lain.</p>
<p><strong>3. Untuk B2W saya bakal mebutuhkan sepeda yang mahal</strong></p>
<p>Keliru besar. Anda harusnya bisa mendapatkan sepeda baru atau bekas yang layak untuk komuter dengan dana 900 ribu rupiah bahkan kurang. Carilah toko sepeda lokal dengan penjual yang ramah dan mengerti kegiatan komuter bersepeda, atau tanyakan teman yang sudah lebih lama bersepeda ke tempat kerja. Jelaskan kondisi jalan yang akan anda lalui dan jarak perjalanan, mereka akan membantu memilihkan sepeda yang sesuai. jangan terjebak membeli yang mahal hanya karena gengsi. Eric Doyne, Public Relation Shimano sempat menyatakan bahwa sepeda <em>“lifestyle”</em> , yaitu yang didesain untuk sehari-hari dan untuk pesepeda kasual adalah pasar yang paling besar dengan pertumbuhan paling tinggi untuk industri sepeda saat ini, jika dibandingkan dengan sepeda balap kelas atas atau mountainbike yang memang dikhususkan untuk kalangan penghobi.</p>
<p>Jika anda baru mulai B2W, carilah sepeda yang fungsional seperti sepeda komuter yang memiliki fender untuk melindungi baju anda dari kotoran, standar samping dan sadel yang nyaman untuk diduduki.</p>
<p><strong>4. Bersepeda tidak bisa membawa barang-barang yang saya butuhkan</strong></p>
<p>Berarti anda memang sungguh keliru. Atau anda menggunakan sepeda dan tas yang salah. <em>Pannier bag </em>dan keranjang sepeda yang bagus, <em>trunk</em> dan banyak lagi aksesories dapat ditambahkan untuk memudahkan anda membawa barang: laptop, baju ganti, kotak makan siang, beberapa buku, map, dan gadget apapun yang biasanya anda bawa. Lihatlah contoh sepeda <a href="http://www.bikearlington.com/cImg/ComBike1b.JPG" target="_new">berikut</a> atau <a href="http://inertiadesigns.com/catalog/images/cam_xcurs.jpg" target="_new">tas ini</a> jika anda masih ragu.</p>
<p><strong>5. Ketika tiba di kantor, kita akan kucel dan bau badan<br />
</strong></p>
<p>Jika ini yang anda khawatirkan, silakan segera mandi setelah sampai tempat kerja. Jika tidak terdapat kamar mandi di kantor anda atau kegiatan mandi tidak terakomodasi baik, mandilah di tempat lain di sekitar kantor anda. Sebagai alternatif, anda dapat menggunakan tisu basah atau tisu bayi. <em>Odor no more!</em></p>
<p><strong>6. Bersepeda menyebabkan impoten pada lelaki.</strong></p>
<p>Memang terdapat kejadian dimana pesepeda serius dapat mengalami disfungsi ereksi temporer bahkan permanen jika duduk berjam-jam pada sadel balap yang tidak sesuai. Namun telah banyak digunakan sadel seperti <a href="http://ecx.images-amazon.com/images/I/41w6fuLNpEL._SL500_AA280_.jpg" target="_new">ini</a> yang dilengkapi alur yang didesain ergonomis supaya tidak terjadi tekanan pada arteri dan syaraf kemaluan. Jika anda masih saja takut, ada juga sadel <a href="http://www.google.com/imgres?imgurl=http://www.moonsaddle.com/v/vspfiles/photos/MS-CLEARANCE-1.jpg&amp;imgrefurl=http://www.moonsaddle.com/&amp;h=150&amp;w=120&amp;sz=6&amp;tbnid=Jgm-weiADcQJ:&amp;tbnh=96&amp;tbnw=77&amp;prev=/images%3Fq%3Dnoseless%2Bbike%2Bsaddle%2Bpicture&amp;sa=X&amp;oi=image" target="_new">tanpa &#8216;hidung&#8217;</a>. Selama sadel yang anda gunakan tepat dan sesuai, dan anda tidak berlatih sekeras atlet <em>Tour de France</em>, bersepeda justru mengurangi kemungkinan disfungsi ereksi dibanding tuduhan sebagai penyebabnya. Bersepeda akan membuat penyakit jantung (penyebab utama disungsi ereksi) menjauh dari kita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2009/05/15/6-mitos-sungguh-keliru-mengenai-bersepeda-ke-tempat-kerja.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Amankah Bersepeda Folding Bike?</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/26/amankah-bersepeda-folding-bike.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/26/amankah-bersepeda-folding-bike.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 01:35:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wien</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Panduan Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[bicycle crash]]></category>

		<category><![CDATA[bicycle safety]]></category>

		<category><![CDATA[folding bike]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Nilai praktis folding-bike, juga mempunyai nilai kelemahan. Sudah seharusnya berhati-hati mengendarai folding-bike.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.sandiego.gov/safetysam/graphics/bcrash.gif" alt="Bike-crash" hspace="8 px" align="left" title="Amankah Bersepeda Folding Bike?" />Sepeda lipat mempunyai anatomi yang sangat berbeda dengan sepeda-sepeda lain. Untuk menyesuaikan diri dengan tubuh pengendara, maka biasanya ukuran yang paling populer (16 atau 20 inch), bila dikendarai sepeda lipat akan dipanjangkan handlebar-post dan seat-post-nya. Dengan struktur yang jangkung, menuntut feeling pengendalian yang berbeda dengan sepeda konvensional. Bagaimanapun pengendalian sepeda tidak akan sesempurna sepeda yang konvensional. Dengan struktur seperti ini tentunya rigiditas juga tidak sebaik sepeda konvensional. Adanya benturan atau hentakan ketika melibas hambatan jalan, jelas akan menjadikan deviasi pada pengendalian akan lebih terganggu. Pada keadaan yang ekstrem bukan mustahil risiko mencederai pengendaranya akan lebih besar. </p>
<p>Hampir semua pengendara folding bike pasti pernah mengalami keadaan tiba-tiba kemudi sepeda menjadi liar dan cenderung tak terkendali. Hal mengejutkan ini, sebagai akibat kendornya folding-box pada handlebar dan handle-stem. Ya, memang dengan bisa dilipatnya sepeda, akan ada beberapa folding-box yang semuanya menjadi titik lemah, baik hanya berupa kekendoran atau malahan patah. Jangan dilewatkan juga, titik-titik quick-release (QR) yang tiba-tiba kendor, karena kebanyakan folding-bike yang beredar saat ini tidak mempunyai QR yang sempurna. Sering seatpost melorot dan pengendalian menjadi canggung secara tiba-tiba. Untuk itu sebaiknya anda harus memastikan, bahwa semua folding-box dan QR sudah terkunci dengan benar sebelum mengendarai folding-bike. Berhenti sebentar atau kalau ada kesempatan untuk berhenti di tengah jalan untuk memeriksa kekencangan folding-box dan QR di sepanjang perjalanan secara periodik adalah suatu langkah kehati-hatian yang baik. </p>
<p>Jangan dilupakan, untuk membaca kemampuan folding bike membawa beban pada spesifikasi atau manualnya. Folding bike mempunyai keterbatasan menyangga bobot tubuh pengendaranya. Hal yang bila diabaikan akan menyebabkan kerusakan pada konstruksi. Beberapa folding-bike dilengkapi dengan bike-rack yang bisa dipakai membawa barang bawaan. Perhitungkan dengan baik, berapa pertambahan bobot yang harus disangga folding bike. Titik yang paling lemah untuk masalah ini adalah pada frame folding-box. Kerusakan bisa terjadi seketika, tetapi yang paling sering setahap demi setahap timbul kerusakan pada sistem locking, yang jelas akan menjadi suatu hal yang berbahaya. </p>
<p>Folding bike memang mempunyai beberapa keunggulan, tetapi harus juga disadari mempunyai banyak kelemahan. Untuk itu dituntut kehati-hatian yang lebih untuk mengendarainya dibandingkan sepeda yang konvensional. Selain itu, tetap gunakan perangkat keamanan (helmet), meskipun mengendarai folding-bike hanya untuk bersantai saja. <em>(GSI)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/26/amankah-bersepeda-folding-bike.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Undangan mengikuti Numpak Pit Gawe Fit</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/18/undangan-mengikuti-numpak-pit-gawe-fit.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/18/undangan-mengikuti-numpak-pit-gawe-fit.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 17:47:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vazrider</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<category><![CDATA[Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[event]]></category>

		<category><![CDATA[IBC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://upload.kapanlagi.com/images/20090315064037_untitled_49bc40759315b.jpg" alt="20090315064037_untitled_49bc40759315b Undangan mengikuti Numpak Pit Gawe Fit" width="542" height="399" title="Undangan mengikuti Numpak Pit Gawe Fit" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/18/undangan-mengikuti-numpak-pit-gawe-fit.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Segera Hadir: Sepeda Lipat B2W!</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/16/segera-hadir-sepeda-lipat-b2w.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/16/segera-hadir-sepeda-lipat-b2w.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 08:38:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<category><![CDATA[folding bike]]></category>

		<category><![CDATA[sepeda lipat b2w]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sempat ramai menjadi pembicaraan, segera hadir sepeda lipat edisi B2W Indonesia.
 
Konsep sepeda lipat yang mengutamakan kepraktisan menjadi solusi cerdas karena tidak membutuhkan tempat parkir khusus, serta memberikan keleluasaan bagi penggunanya untuk bersepeda dengan kombinasi transportasi umum atau pribadi. Bila tidak ada kendala, sepeda lipat edisi B2W Indonesia akan tersedia mulai Mei 2009 dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sempat ramai menjadi pembicaraan, segera hadir sepeda lipat edisi B2W Indonesia.<br />
<img src="http://b2w-indonesia.or.id/images/stories/b2w_folding_01.jpg" alt="b2w_folding_01 Segera Hadir: Sepeda Lipat B2W!" width="267" height="230" title="Segera Hadir: Sepeda Lipat B2W!" /> <img src="http://b2w-indonesia.or.id/images/stories/b2w_folding_03.jpg" alt="b2w_folding_03 Segera Hadir: Sepeda Lipat B2W!" width="320" height="231" title="Segera Hadir: Sepeda Lipat B2W!" /></p>
<p>Konsep sepeda lipat yang mengutamakan kepraktisan menjadi solusi cerdas karena tidak membutuhkan tempat parkir khusus, serta memberikan keleluasaan bagi penggunanya untuk bersepeda dengan kombinasi transportasi umum atau pribadi. Bila tidak ada kendala, sepeda lipat edisi B2W Indonesia akan tersedia mulai Mei 2009 dengan harga <strong>Rp.2.880.000,-.</strong><br />
<span id="more-56"></span><br />
Sementara ini prototype dapat dilihat di Sekretariat B2W Indonesia dan di outlet Rodalink SCBD. Pemesanan semetara baru dapat dilakukan di outlet Rodalink SCBD, dan akan diinformasikan kemudian bila sudah dapat dilakukan di outlet-outlet lainnya.</p>
<p>Berikut spesifikasi sepeda lipat edisi B2W Indonesia:</p>
<p><strong>General </strong><br />
Folded Size                     28x 67 x 86 cm<br />
FoldingTime                    12 seconds<br />
SuggestedRider Height      140 cm - 190 cm<br />
MaxRider Weight              105 kg.</p>
<p><strong>Frame and Fork (HA061)</strong><br />
Frame                            20&#8243; H type, 6061 Alloy frame,TIG welded w/ pivot, Dahon patentedViseGrip™ Latch system<br />
Fork                              Hi-tensile,curved blade w/ pivot</p>
<p><strong>Cockpit </strong><br />
Handlepost                     Integrated,Dahon patented design, Black, adjustable, with black handlebar<br />
Headset                         1 1/8&#8243; CP<br />
Grips                              PVC 120mmBlack<br />
Saddle                           XH-118 ComfortBlack<br />
Seatpost                        Superoversize, 6061 aluminum,Black<br />
Seatclamp QR                 Alloy clamp w/ QRBlack<br />
Seatpost bushing            Aluminum</p>
<p><strong>Brakes</strong><br />
Brakes                           ProMax,Alloy V-Brake front &amp; rear, Black<br />
Brakelever                      ProMax,Aluminum lever and bracket, Black<br />
Brakecable and Casing     2P Black</p>
<p><strong>Wheels </strong><br />
Front hub                       Aluminum,5/16&#8243;x14Gx28H, Black<br />
Rearhub                         Aluminum,3/8&#8243;x14Gx28H, Black<br />
Spokes                          14 G, stainlesssteel, Black<br />
Rims                              Aluminum,20&#8243;*1.5&#8243;*14G*28H , Black<br />
Tires                              Kenda, K-193,20&#8243; x 1.5&#8243; black</p>
<p><strong>Transmission</strong><br />
Shifter                           ShimanoRS-35-6R<br />
Derailleur                        Shimano TourneyRD-TY18SSD<br />
Freewheel                      Shimano 6 speed, 14-28T<br />
Casing                           2P Black<br />
Crankset                        Cold-forged aluminum cranks, double chain guard, Black<br />
Bottom bracket               5 piece set w/axle, Black<br />
Chain                            KMC Z30<br />
Pedals                           Suntour,folding FLNX-70 CPSC BK L+R, Black</p>
<p><strong>Extras</strong><br />
Kickstand                      Alloy,Black , center mounted<br />
Fender                          JL-908 20&#8243;plastic fender, front and rear, Black<br />
Bell                               JL-701, Black<br />
Wheel reflectors             CPSC/DIN/JIS/BS/ECEApproved<br />
Front and rear reflectors  CPSC/DIN/JIS/BS/ECEApproved<br />
Decals                          Under coating<br />
Manuals                        Standard DLT Owners Manual<br />
Cartonand packing          5 layer<br />
Paint                            Single basic color</p>
<p><strong>Assembly</strong> 98% assembly, requires 10 minute final check and assembly before riding</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2009/03/16/segera-hadir-sepeda-lipat-b2w.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bersepeda untuk yang Berkacamata</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2009/01/29/bersepeda-untuk-yang-berkacamata.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2009/01/29/bersepeda-untuk-yang-berkacamata.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 08:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ngodod</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Panduan Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[Hujan]]></category>

		<category><![CDATA[kacamata]]></category>

		<category><![CDATA[malam hari]]></category>

		<category><![CDATA[Musim Hujan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Musim penghujan, kacamata dan sepeda seringkali menjadi kombinasi kurang menarik. Tetesan air hujan yang mampir di kacamata seringkali membuat kita pesepeda berkacamata menjadi terganggu pandangannya. Terutama ketika malam tiba. Tetesan air akan membuat cahaya lampu dari kendaraan yang berlawanan arah akan sangat mengganggi penglihatan.
Miqdad, salah satu aktifis B2W Chapter Jogja mempunyai trik sederhana yang layak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Musim penghujan, kacamata dan sepeda seringkali menjadi kombinasi kurang menarik. Tetesan air hujan yang mampir di kacamata seringkali membuat kita pesepeda berkacamata menjadi terganggu pandangannya. Terutama ketika malam tiba. Tetesan air akan membuat cahaya lampu dari kendaraan yang berlawanan arah akan sangat mengganggi penglihatan.</p>
<p>Miqdad, salah satu aktifis B2W Chapter Jogja mempunyai trik sederhana yang layak ditiru. Sebelum menggunakan helm, terlebih dahulu menggunakan topi (baseball). Topi dengan capingan di depan ini, akan membantu untuk mengurangi air yang menerpa kacamata. Memang tak akan banyak membantu ketika hujan sangat deras. Namun akan tetap efektif ketika bersepeda di bawah hujan rintik-rintik.</p>
<p>Selamat mencoba&#8230;</p>
<p>NB: thanks buat Mas Miqdad atas inspirasinya dari NR semalam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2009/01/29/bersepeda-untuk-yang-berkacamata.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bike to Work Jogja di Jogja Fair 2008</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2008/11/18/bike-to-work-jogja-di-jogja-fair-2008.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2008/11/18/bike-to-work-jogja-di-jogja-fair-2008.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 03:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vazrider</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<category><![CDATA[campaign]]></category>

		<category><![CDATA[jogja fair]]></category>

		<category><![CDATA[pameran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Bike to Work Jogja mendapatkan kesempatan untuk ikut meramaikan pameran Jogja Fair 2008 yang digelar oleh Dyandra Promosindo di Gedung Jogja Expo Center (JEC). Pameran Jogja Fair sendiri berlangsung 9 hari mulai 15 November 2008.

B2W Jogja akan membuka stand pada tanggal 16 dan 23 November 2008, bertempat di Selasar Gedung JEC. Stand tersebut dimaksudkan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bike to Work Jogja mendapatkan kesempatan untuk ikut meramaikan pameran Jogja Fair 2008 yang digelar oleh Dyandra Promosindo di Gedung Jogja Expo Center (JEC). Pameran Jogja Fair sendiri berlangsung 9 hari mulai 15 November 2008.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="vertical-align: middle;" src="http://img522.imageshack.us/img522/6774/45188229bh4.jpg" alt="45188229bh4 Bike to Work Jogja di Jogja Fair 2008"  title="Bike to Work Jogja di Jogja Fair 2008" /></p>
<p>B2W Jogja akan membuka stand pada tanggal 16 dan 23 November 2008, bertempat di Selasar Gedung JEC. Stand tersebut dimaksudkan untuk sarana kampanye memasyarakatkan penggunaaan sepeda untuk bekerja dan beraktivitas dan untuk lebih mengenalkan Bike to Work kepada masyarakat luas.</p>
<p>Silakan kunjungi dan ramaikan campaign Bike to Work Jogja! Selain di display beberapa sepeda yang dapat digunakan untuk komuter, ada juga merchandise B2W dan stiker. Pengunjung dapat berdiskusi langsung atau sekedar bertanya seputar tema bersepeda ke kantor, mulai dari jenis sepeda yang cocok digunakan, tips-tips komuter, mensiasati cuaca, dan lain sebagainya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2008/11/18/bike-to-work-jogja-di-jogja-fair-2008.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Bersepeda di Musim Penghujan</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2008/10/13/tips-bersepeda-di-musim-penghujan.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2008/10/13/tips-bersepeda-di-musim-penghujan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 09:52:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ngodod</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Panduan Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[Hujan]]></category>

		<category><![CDATA[Musim Hujan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Tips Bersepeda di Musim Penghujan


Siapkan jas hujan khusus untuk pesepeda, karena jas hujan ini simpel, fit dengan tubuh kita alias tidak terlalu menyita gerakan dan tempat pada waktu dipakai atau disimpan, jas hujan ini sangat penting mengingat bersepeda di saat musim hujan membutuhkan kondisi tertentu, sehingga jas hujan yang khusus untuk sepeda sangat menunjang kemanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Tips Bersepeda di Musim Penghujan</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignleft" style="margin: 10px 30px; float: left;" src=" http://www.ratemyeverything.net/image/8866/0/Rain_Man_on_Bicycle.ashx" alt="Pesepeda di Musim Hujan" width="232" height="310" title="Tips Bersepeda di Musim Penghujan" /></p>
<ol>
<li>Siapkan jas hujan khusus untuk pesepeda, karena jas hujan ini simpel, fit dengan tubuh kita alias tidak terlalu menyita gerakan dan tempat pada waktu dipakai atau disimpan, jas hujan ini sangat penting mengingat bersepeda di saat musim hujan membutuhkan kondisi tertentu, sehingga jas hujan yang khusus untuk sepeda sangat menunjang kemanan dan kenyamanan kita dalam bersepeda.</li>
<li>Lindungi tas atau bekal kita yang kita bawa di sepeda dengan pelindung air (bag cover yang waterproof), atau pergunakan plastik guna membungkus tas kita sehingga air hujan tidak masuk.</li>
<li>Lumasi bagian rantai atau bagian yang mudah berkarat dengan pelumas, apabila tidak memungkinkan untuk itu, setelah dipergunakan sepeda harus segera dibersihkan minimal di lap sampai kering.</li>
<li>Pergunakan penutup helm (helm cover) supaya air hujan tidak  membasahi kepala kita.</li>
<li>Waspada terhadap jalur yang akan kita lewati, terutama apabila terdapat genangan air yang tinggi, hal ini akan sangat membahayakan pada waktu kita bersepeda.</li>
<li>Pergunakan lampu depan/belakang untuk menginformasikan keberadaan kita di jalan.</li>
<li>Apabila kondisi hujan disertai angin yang kuat segeralah mencari tempat untuk berlindung yang aman, hal ini dikarenakan sepeda kita lebih ringan daripada kendaraan lain, sehingga apabila terkena terpaan angin yang kuat dapat mengakibatkan sepeda kita oleng.</li>
<li>Waspada terhadap petir kalau kita bersepeda di tempat terbuka, tetapi juga jangan berteduh di bawah pohon atau rumah yang terpencil di ruang terbuka.</li>
<li>Hati-hati menghadapi banjir, karena sepeda tidak dirancang untuk menerobos genangan seperti itu.</li>
</ol>
<p>Dirangkum dari <a title="Forum B2W Jogja" href="http://forum.b2w-jogja.web.id/index.php?topic=934.0" target="_blank">sini</a>. Gambar dari <a title="Bersepeda di Musim Hujan" href="http://www.ratemyeverything.net/image/8866/0/Rain_Man_on_Bicycle.ashx" target="_blank">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2008/10/13/tips-bersepeda-di-musim-penghujan.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>10 Kekonyolan Waktu Ber-MTB</title>
		<link>http://b2w-jogja.web.id/2008/09/01/10-kekonyolan-waktu-ber-mtb.html</link>
		<comments>http://b2w-jogja.web.id/2008/09/01/10-kekonyolan-waktu-ber-mtb.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 02:13:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wien</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Panduan Bersepeda]]></category>

		<category><![CDATA[cycling]]></category>

		<category><![CDATA[injury]]></category>

		<category><![CDATA[mtb]]></category>

		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b2w-jogja.web.id/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://blog.jones-net.com/media/1/20040618-p10707.jpg" width="200 px" hspace="8 p title="10 Kekonyolan Waktu Ber-MTB" alt="20040618-p10707 10 Kekonyolan Waktu Ber-MTB" />Ada 10 kejadian yang paling tidak anda inginkan kalau mengendarai sepeda MTB, yaitu</p>
<p><strong>10. Anda mengendarai sepeda anda, tetapi lupa mengkencangkan quick release pada roda depan ketika anda memasangnya</p>
<p>9. Anda lupa menaikkan standard sepeda</p>
<p>8. Setelah bersepeda beberapa waktu anda merasa pengendalian sepeda anda tidak sebagaimana mestinya, terasa goyang, dan goyah ketika berbelok.</p>
<p>7. Setelah bersepeda beberapa kilometer, anda lupa mengenakan perangkat keamanan diri anda</p>
<p>6. Tiba-tiba anda sadar kalau banyak petir disekitar anda atau ada banjir karena udara yang jelek</p>
<p>5. Anda berpikiran kalau ketemu anjing, menyangka kalau anjing itu sejinak di rumah anda</p>
<p>4. Tiba-tiba anda terlempar dari sepeda, tetapi kaki anda masih melekat pada pedal</p>
<p>3. Ketika menjumpai medan down-hill yang pertama, tiba-tiba rem anda tak berfungsi</p>
<p>2. Tiba-tiba anda terlempar ke depan melewat handlebar, tanpa sebab yang jelas</p>
<p>1. Anda mengakhiri perjalanan setelah 10 km melewati single track yang paling asyik pernah anda alami</p>
<p>0. Kaki anda tersangkut di rantai, yang berakibat perlukaan dan menabrak sesuatu</strong></p>
<p>(Ref. : webmountainbike.com) (GSI)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b2w-jogja.web.id/2008/09/01/10-kekonyolan-waktu-ber-mtb.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
