Panduan Bersepeda:

Tips Bersepeda di Musim Penghujan

Tips Bersepeda di Musim Penghujan

Pesepeda di Musim Hujan

  1. Siapkan jas hujan khusus untuk pesepeda, karena jas hujan ini simpel, fit dengan tubuh kita alias tidak terlalu menyita gerakan dan tempat pada waktu dipakai atau disimpan, jas hujan ini sangat penting mengingat bersepeda di saat musim hujan membutuhkan kondisi tertentu, sehingga jas hujan yang khusus untuk sepeda sangat menunjang kemanan dan kenyamanan kita dalam bersepeda.
  2. Lindungi tas atau bekal kita yang kita bawa di sepeda dengan pelindung air (bag cover yang waterproof), atau pergunakan plastik guna membungkus tas kita sehingga air hujan tidak masuk.
  3. Lumasi bagian rantai atau bagian yang mudah berkarat dengan pelumas, apabila tidak memungkinkan untuk itu, setelah dipergunakan sepeda harus segera dibersihkan minimal di lap sampai kering.
  4. Pergunakan penutup helm (helm cover) supaya air hujan tidak  membasahi kepala kita.
  5. Waspada terhadap jalur yang akan kita lewati, terutama apabila terdapat genangan air yang tinggi, hal ini akan sangat membahayakan pada waktu kita bersepeda.
  6. Pergunakan lampu depan/belakang untuk menginformasikan keberadaan kita di jalan.
  7. Apabila kondisi hujan disertai angin yang kuat segeralah mencari tempat untuk berlindung yang aman, hal ini dikarenakan sepeda kita lebih ringan daripada kendaraan lain, sehingga apabila terkena terpaan angin yang kuat dapat mengakibatkan sepeda kita oleng.
  8. Waspada terhadap petir kalau kita bersepeda di tempat terbuka, tetapi juga jangan berteduh di bawah pohon atau rumah yang terpencil di ruang terbuka.
  9. Hati-hati menghadapi banjir, karena sepeda tidak dirancang untuk menerobos genangan seperti itu.

Dirangkum dari sini. Gambar dari sini.

October 13, 2008 | oleh ngodod | Comments (8) Tags: , ,
Panduan Bersepeda:

10 Kekonyolan Waktu Ber-MTB

20040618-p10707 10 Kekonyolan Waktu Ber-MTBAda 10 kejadian yang paling tidak anda inginkan kalau mengendarai sepeda MTB, yaitu

10. Anda mengendarai sepeda anda, tetapi lupa mengkencangkan quick release pada roda depan ketika anda memasangnya

9. Anda lupa menaikkan standard sepeda

8. Setelah bersepeda beberapa waktu anda merasa pengendalian sepeda anda tidak sebagaimana mestinya, terasa goyang, dan goyah ketika berbelok.

7. Setelah bersepeda beberapa kilometer, anda lupa mengenakan perangkat keamanan diri anda

6. Tiba-tiba anda sadar kalau banyak petir disekitar anda atau ada banjir karena udara yang jelek

5. Anda berpikiran kalau ketemu anjing, menyangka kalau anjing itu sejinak di rumah anda

4. Tiba-tiba anda terlempar dari sepeda, tetapi kaki anda masih melekat pada pedal

3. Ketika menjumpai medan down-hill yang pertama, tiba-tiba rem anda tak berfungsi

2. Tiba-tiba anda terlempar ke depan melewat handlebar, tanpa sebab yang jelas

1. Anda mengakhiri perjalanan setelah 10 km melewati single track yang paling asyik pernah anda alami

0. Kaki anda tersangkut di rantai, yang berakibat perlukaan dan menabrak sesuatu

(Ref. : webmountainbike.com) (GSI)

September 1, 2008 | oleh Wien | Comments (5) Tags: , , ,
Panduan Bersepeda:

ABC Persiapan Sebelum Bersepeda

ABC Dalam berbagai segi kehidupan, banyak pedoman yang paling essensial menggunakan akronim “ABC”. Demikian pula apabila anda akan melakukan aktifitas bersepeda. Dalam “ABC”, dimaksudkan merupakan pedoman yang paling basik atau esensial, atau merupakan hal yang pertama serta terpenting untuk dilakukan, dan yang tidak boleh dilupakan.

ABC untuk persiapan sebelum bersepeda, adalah

A = AIR - Periksalah tekanan angin di dalam ban
B = BRAKE - Periksalah kedudukan, tebal dan tipisnya pad, serta bekerjanya sistem rem
C = CRANK, CHAIN, COG - Periksalah bekerjanya sistem penggerak sepeda, dan jangan lupa apakah bersih dan terlumasi dengan baik

Pedoman yang sangat sederhana dan mudah diingat……..
(GSI)

July 5, 2008 | oleh Wien | Comments (2) Tags: , ,
« Older PostsNewer Posts »