Bersepeda untuk yang Berkacamata
Musim penghujan, kacamata dan sepeda seringkali menjadi kombinasi kurang menarik. Tetesan air hujan yang mampir di kacamata seringkali membuat kita pesepeda berkacamata menjadi terganggu pandangannya. Terutama ketika malam tiba. Tetesan air akan membuat cahaya lampu dari kendaraan yang berlawanan arah akan sangat mengganggi penglihatan.
Miqdad, salah satu aktifis B2W Chapter Jogja mempunyai trik sederhana yang layak ditiru. Sebelum menggunakan helm, terlebih dahulu menggunakan topi (baseball). Topi dengan capingan di depan ini, akan membantu untuk mengurangi air yang menerpa kacamata. Memang tak akan banyak membantu ketika hujan sangat deras. Namun akan tetap efektif ketika bersepeda di bawah hujan rintik-rintik.
Selamat mencoba…
NB: thanks buat Mas Miqdad atas inspirasinya dari NR semalam.
Hm..bagus juga tipsnya. Kalau saya pribadi yang sudah 18 th berkaca mata, memang merasakan sesuatu yag sangat mengganggu aktifitas bersepeda saya dengan berkaca mata. Terutama kalau pas lagi hujan-hujan (kacamata kabur) dan offroad (kacamata mengsle-mengsle!). Nah setelah dicoba-coba berbagai macam cara, akhirnya jatuh pilihan pada softlens. Coz, sekarang ternyata harga soflens juga sangat terjangkau, kalo tidak salah ada yang Rp 140 ribu dapat 5 pasang, lifetime 1 bulan, kalo cuma dipake sekali 2 kali (pas bersepeda) bisa sampai 2 bulan (lifetime). So,sekarang aktifitas sepeda jadi ga terganggu segala medan, baik hujan rintik2, hujan deres ataupun offroad. Ini sharing pengalaman aja, dan Yaqinlah Sumpa!! saya bukannya mo promosi softlens lho:)
Comment by komoko — March 17, 2009 @ 8:21 pm
Bagi yang berkacamata minus terutama yang astigmat (pakai kacamata silinder) harus ekstra hati-hati kalau di malam hari. Keadaan diperburuk kalau hari hujan, butiran air akan membiaskan cahaya lampu (jalan, kendaraan), sehingga penglihatan akan kabur dan silau.
Comment by wien — March 26, 2009 @ 8:36 am
izin salin lagi om…
Comment by mubarak — March 15, 2010 @ 3:15 pm
bagus juga trik nya….lanjut kan.
Comment by widipriyo — May 21, 2010 @ 3:43 pm
terima kasih triknya terkadang bukan hanya tetesan air tp juga uap air sangat menggangu pada saat berkendara..
Comment by daru widianto — July 19, 2010 @ 10:51 am