Panduan Bersepeda:

Bersepeda Untuk Pemula

Selalu ada yang pertama dalam setiap hal. Jika anda baru memulai bike to work, tidak ada salahnya mengikuti beberapa tips berikut ini, untuk menghindarkan anda dari kejadian memalukan yang tidak perlu terjadi. Atau, jika anda masih punya sepeda yang teronggok berdebu di sudut ruangan, inilah saatnya anda mencucinya dan mulai beraktivitas dengan sepeda!

Tips 1. Periksakan sepeda anda
Bawalah sepeda anda ke toko atau bengkel sepeda terdekat untuk di tune-up. Walaupun sepeda sebenarnya adalah mesin paling sederhana dan efisien, tetap saja membutuhkan perawatan dan penyetalan di beberapa komponennya.

Tips 2. Periksakan tubuh anda
Jika anda sudah lama sekali tidak bersepeda, adalah bijak jika anda menemui dokter dan menanyakan apakah ada alasan kesehatan tertentu yang perlu perhatian serius jika anda akan mulai bersepeda. Jika kesehatan anda mendukung, kemungkinan besar dokter justru akan menyemangati anda untuk berolahraga dengan sepeda. Namun jangan langsung bersepeda 50 km saat pertama kali, cukup jarak dekat dimana kita enjoy melakukannya, dan mau untuk mengulangi jarak yang sama di hari berikutnya.

Tips 3. Perlu juga memperhatikan Mode Terbaru
Dibalik kesederhanaan sebuah sepeda, anda tidak serta merta bisa langsung naik ke sadel dan mulai berkendara. Sekarang ini telah banyak diproduksi peralatan dan aksesoris yang mendukung kegiatan bersepeda supaya lebih aman, nyaman dan tentu saja tetap gaya.
-Helm sepeda, sebagai contoh, banyak sekali macamnya. Anda akan lebih aman dari cedera kepala, dan juga tampil lebih keren!
-Lampu depan-belakang dan reflektor. Akan sangat berguna jika anda bersepeda di malam hari
-Kunci Sepeda yang kokoh. Sangat berguna jika anda sesekali meninggalkan sepeda anda di luar atau di tempat umum.
-Celana berpadding, sarung tangan dan baju jersey akan menambah kenyamanan dalam bersepeda. Walaupun mungkin anda tidak membutuhkannya jika cuma bersepeda ke warung.

Tips 4. Cari tempat aman untuk berlatih
Berlatihlah menggunakan sepeda di tempat aman dan cukup sepi. Ini berguna untuk meningkatkan percaya diri anda dan memantapkan pengendalian sepeda. Jika sudah tangkas di sini, nantinya di jalan raya anda juga akan bisa menyesuaikan diri. Lakukan beberapa latihan yang penting misalnya, menengok sekilas ke belakang, berbalik arah, berhenti dengan cepat, menghindari batu jalan atau lubang, berganti gigi /shiifting, dan bahkan untuk naik-turun dari sepeda. Terlebih jika anda menggunakan pedal clipless, butuh waktu lebih lama lagi untuk menyesuaikan diri.

Tips 5. Patuhi peraturan lalu lintas
Jika anda sudah siap turun ke jalan raya, perhatikanlah peraturan dasar berlalu lintas, untuk menghindarkan kita dari kesalahan-kesalahan yang bisa berakibat kecelakaan. Sebagian besar kecelakaan terjadi karena kelalaian manusianya.

Tips 6. Have Fun
Bersepeda itu menyenangkan, sehat, aman dan nyaman. Dengan bersepeda, anda sudah memberi contoh positif bagi orang lain. Jadi, bersenang-senanglah dengan sepeda anda. Banyak sekali komunitas sepeda yang ada, anda bisa bergabung dan mengikuti kegiatan bersepeda mereka dan mendapatkan kesenangan yang tiada hentinya!

June 8, 2008 | oleh vazrider | Comments (25) Tags: ,
Panduan Bersepeda:

Pedoman Bersepeda Off-Road

ATT
Setiap pesepeda diharuskan mengetahui dan mengikuti pedoman keselamatan, agar bisa disebut pesepeda yang bertanggung jawab. Pedoman ini merupakan nilai universal, artinya merupakan pedoman yang menjadi pegangan para off-roader di seluruh dunia.

1. PAKAILAH PERLENGKAPAN YANG BENAR - Pastikan perlengkapan sesuai untuk tubuh anda dan selalu gunakan helm

2. KENDARAI JENIS SEPEDA YANG TEPAT - Jenis sepeda tertentu akan lebih baik digunakan pada jenis medan tertentu

3. RAWAT SEPEDA ANDA DAN PERSIAPKAN DENGAN BAIK - Bersepeda harus selalu membawa ban dalam cadangan dan alat perbaikan dasar (tambal ban, kunci, dan pompa). Bawalah baju cadangan untuk menghadapi perubahan cuaca.

4. JANGAN BERKENDARA DILUAR KEMAMPUAN - Turun dari sepeda bila menghadapi hambatan yang anda tak yakin bisa melewatinya dan hiraukan teman yang ingin memaksakan anda melewatinya.

5. KENDALIKAN KECEPATAN ANDA - Pastikan anda mampu menguasai bila ada hambatan mendadak atau medan yang berubah.

6. TURUNKAN KECEPATAN PADA TIKUNGAN YANG PANDANGANNYA TAK JELAS

7. HATI-HATI DI WILAYAH YANG TAK DIKENAL - Jangan berkendara sampai batas kemampuan.

8. HORMATILAH PENGGUNA JALAN LAIN - Berkendara di kiri, dan berikan jalan untuk pengendara lain, pejalan kaki, dan binatang.

9. BERSEPEDALAH DENGAN TEMAN DAN BAWALAH TELPON SELULER - Jika anda ingin bersepeda sendiri, beri tahukan pada seseorang kemana anda akan pergi dan perkiraan waktu kembali.

(GSI)

| oleh Wien | Comments (1)
Panduan Bersepeda:

Tips: Rehidrasi Saat Bersepeda

Bottle Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh selalu membayangi dan harus diperhitungkan saat bersepeda. Pada saat bersepeda, dehidrasi terjadi karena kehilangan cairan dari permukaan kulit dan kehilangan cairan yang tidak disadari, misalnya dari sistem pernafasan. Berkeringat merupakan proses normal yang berguna untuk regulasi suhu tubuh. Namun demikian, berkeringat terlalu banyak bisa menyebabkan tubuh kekurangan cairan, yang bisa berakibat serius bagi tubuh, antara lain penurunan tekanan darah, suhu tubuh meningkat,otot kramp sampai kejang-kejang, bahkan bisa berakibat kematian.

Untuk menghindari terjadinya dehidrasi saat bersepeda, dapat dilakukan dengan mengkonsumsi air dalam jumlah yang sepadan, atau disebut dengan rehidrasi. Rehidrasi yang dianjurkan, adalah

  • 2 jam sebelum bersepeda : minum 500-600 cc
  • 15 menit sebelum bersepeda : minum 500 cc
  • Ketika bersepeda : minum 120-150 cc setiap 15 menit
  • Sesudah bersepeda : minum 1 liter tiap jam selama 3 jam

(GSI)

| oleh Wien | Comments (2)
« Older Posts